Hiburan

Mission: Impossible 8 Ditunda Hingga 2025, Imbas Pemogokan Kerja di Hollywood

×

Mission: Impossible 8 Ditunda Hingga 2025, Imbas Pemogokan Kerja di Hollywood

Share this article
Mission: Impossible 8
Salah satu scene Tom Cruise di film Mission: Impossible - Dead Reckoning Part One (hearstapps)

Ayo24 – Kabar buruk menyebutkan bahwa Mission: Impossible 8, yang sebelumnya dijadwalkan untuk tayang pada bulan Juni 2024, harus ditunda hingga Mei 2025.

Alasan di balik penundaan ini adalah dampak dari pemogokan yang sedang berlangsung.

Para penggemar setia dari franchise Mission: Impossible yang di bintangi oleh Tom Cruise tentu merasa kecewa dengan penundaan ini.

Pemogokan kerja yang melibatkan para aktor dan kru film telah mengakibatkan sejumlah masalah produksi.

Akibatnya, rencana awal untuk merilis film ini harus ditangguhkan, dan para penonton harus menunggu lebih lama daripada yang diharapkan.

Baca Juga :  Daftar Kode Hadiah Doomsday Last Survivors Terbaru (November 2023)

Meskipun detail tentang alur cerita film ini masih menjadi misteri, yang pasti adalah bahwa Mission: Impossible – Dead Reckoning Part Two akan melanjutkan kisah yang dimulai dalam film Mission: Impossible – Dead Reckoning Part One yang dirilis tahun ini.

Meskipun seri Dead Reckoning Part One mendapat pujian sebagai salah satu yang terbaik dalam franchise ini, namun sayang film ini harus menghadapi kompetisi yang kuat di box office.

Paramount, studio film ini sangat berharap bahwa Dead Reckoning Part One akan menjadi hits besar di seluruh dunia.

Sayangnya, meskipun mendapat pendapatan sebesar US$567,5 juta, film ini masih berada di bawah target profit.

Baca Juga :  MTV Batalkan Acara EMA 2023 Akibat Konflik Berkepanjangan di Timur Tengah

Dengan anggaran produksi mencapai US$291 juta, studio ini menghadapi kerugian sebesar US$40 juta setelah memperhitungkan biaya pemasaran dan faktor lainnya.

Kegagalan Mission: Impossible 7 ini bukan disebabkan oleh kualitas cerita, tetapi menghadapi persaingan sengit dengan film lain seperti Barbie dan Oppenheimer yang jauh lebih sukses.